Persinggahan Panglima Jendral Sudirman

 

 

 

KEC.PANGGUL - Saat perang gerilya pada tahun 1949 Panglima besar Jendral Sudirman dan pasukannya menyinggahi beberapa tempat, salah satunya di Njoso, Desa Bodag, Kecamatan Panggul, Kabupaten Trenggalek. Menurut warga Desa Bodag rumah itu milik bpk. alm. moh. Ngabdi dan almh ibu Jamilatun. Memang letak rumah tersebut sangat strategis untuk dijadikan persembunyian sementara, karena berada di dekat sawah dan jauh dari keramaian karena letaknya paling ujung dari rumah-rumah di sekitar tempat itu. Jendral Sudirman dan pasukannya singgah di Desa Bodag selama 3 hari, yakni tanggal 13-15 april 1949. Beliau tiba di Desa Bodag dengan di tandu oleh pasukannya, karena pada saat perang Gerilya Jendral Sudirman dalam keadaan sakit parah.

Di rumah itu tidak ada keterangan secara jelas bagaimana panglima Sudirman dalam memimpin perang Gerilya dan apa yang dilakukan selama tiga hari. Karena tidak ada narasumber atau buku yang menjelaskannya. Di dalam rumah tersebut terpampang foto kuno sang jenderal, Selain foto dan peta yang berisi rute perang gerilya, terdapat pula berbagai barang peninggalan pasukan gerilya. Yakni, perlengkapan ibadah, seperangkat alat makan, meja kursi, dan tempat tidur. Dulu menurut warga Desa Bodag di rumah tersebut juga ada tandu yang dipakai untuk memikul Jendral Sudirman, tapi sudah dipindahkan ke museum Jogjakarta.
Barang-barang bernilai sejarah itu disimpan dalam lemari kaca yang terkunci rapat. Benda-benda tersebut tidak bisa dikeluarkan secara sembarangan, kecuali ada acara napak tilas maupun haul yang dihadiri prajurit TNI dan pihak keluarga.

Jika Teman-teman ingin melihat rumah persinggahan Jendral Sudirman yang ada di kecamatan Panggul ini bisa langsung ke Desa Bodag. Dari terminal Panggul atau pasar Panggul jaraknya sekitar 5 kilometer.

 

Sumber : Copas saking www.panggul.com

 

 

 

TOP